Tempat Persembunyian

Have you ever read some blog that the contents was really unimportant? What did you feel? Disappointed? Annoyed? Or…?

And to be honest, what I write today is really boring and unimportant. You can continuing to read or better you close my blog. Lol

Sekadar sharing. Beberapa hari yang lalu saya sibuk membenahi kamar pribadi saya. Kamar, bagi saya adalah tempat untuk bersembunyi paling nyaman. Dapat menyimpan segala macam rahasia dengan aman. Selalu saya bersihkan agar jauh dari kuman. Kamar, kecil atau luas adalah tempat di mana kita mengisi ulang energi yang habis ketika di luar rumah.

Sebenarnya ini sih “pamer” in positive ways. Ingin berbagi supaya teman-teman pembaca juga jadi termotivasi untuk lebih rapi dan lebih bersih dari kamar saya. Lebih semangat untuk cinta kamar, lebih kepengin pulang cepat dan beristirahat di kamar. Kalau kata orang gaul, no pict=hoax . Jadi ini saya beberkan foto-foto kamar saya, menggunakan kamera HTC tanpa editan :)) .

image

(Rak buku saya. Saya suka buku, suka membaca, suka menulis. Memang bukan penimbun buku sih, jadi koleksinya nggak banyak. Lokasinya tepat di sisi pintu)

image

(Satu sisi lemari baju saya. Padaaaat merayap. Belum diberesin jadi masih berantakan. Paling atas kiri khusus dress. Atas kanan untuk blazzer, rompi, dan cardigan. Tengah kiri pakaian formal semacam kemeja dsb. Tengah kanan untuk rok. Bawah kiri untuk kerudung. Bawah kanan, mukena. Yang di foto satu sisi lemari aja yaaa)

image

(Detil penghuni rak buku. Banyak banget barang ‘printilan’ yang saya koleksi. Lemari barbie itu isinya cincin dan kotak softlense. Empat buku yang di sebelah lemari sengaja di taruh di sana, bukan di rak, karena berbahasa inggris. Gelas cokelat itu pajangan, pemberian teman SMP, di atas nya ada toples berbungkus kue berisi bros kerudung. Kotak ungu itu isinya gelang-gelang. Di atas kotak ungu ada ehm.. surat cinta dari orang masa lalu)

image

(Koleksi kalung saya. Setelah di semester tujuh sudah jarang pakai sih. Dulu ada banyak tapi daripada nanggur jadi diberikan ke orang lain)

image

( koleksi cincin saya yang sudah jarang dipakai. Gimana mau dilamar nih kalau jarinya penuh cincin, eh)

image

(Koleksi komik saya hanya ‘topeng kaca’ dan dua boneka itu, namanya Poppy (rambut putih) dan Yasmin (rambut cokelat). Mereka sudah ada sejak saya sekolah dasar. Sebelah dua boneka itu, ada kumpulan dvd bajakan. Tapi sejak 2013 saya sudah berhenti beli bajakan kok)

image

(Detil kumpulan perlengkapan perang sebelum keluar rumah make up saya yang tidak lengkap. I used Oriflame, Body shop, and Nivea only. Brand di luar itu pemberian orang)

image

(Kotak kotak aksesoris saya dengan aneka bentuk)

image

(Di pojok itulah saya biasanya bekerja. Menatap layar ms.word untuk mengetik segala macam yang berkaitan dengan deadline. Abaikan saja antena dan kaleng biskuit di atas. Di ujung sana ada foto wisuda SMA saya, dan foto eun hyuk. Sekarang sih sukanya sama Tao dan Xiumin)

image

(Televisi ada pojok lain, bersebrangan dengan komputer. Jadi antena tv-nya nyebrang gitu dan di letakkan di atas komputer 😀 . Mading nggak jelas itu belum ganti rubrik, biasanya di isi dengan target-tearget yang harus dicapai. Oya, abaikan saja dandang dan boncab yang ada di atas tv)

image

(Sepatu yang berjajar manis di rak. Eh kotak sepatu deng. Sepatunya ada di dalam, biar nggak berdebu)

image

(Nggak cuma pakaian saya yang sepenuhnya ungu, tempat sampah pun warnanya ungu! What a freak)

image

(Saya nggak suka jam dinding, jadinya pajangan di atas kamar saya ganti dengan medali ketika kelulusan SMA)

Anyway kamar saya biasa saja. Tapi saya nyaman karena saya mengecat sendiri kamar saya. Dibantu dengan kakak ipar sih. Itu di cat ya, bukan wallpaper hehe. Inget banget ngerjainnya seminggu sebelum lebaran. Saya sengaja pilih warna kombinasi supaya nggak bosan. Banyak teman-teman yang bilang a bit childish but I dont care. Warna pink-purple-yellow di kamar membuat saya selalu merasa segar dan tidak jenuh. Saya selalu punya semangat setiap kali terbangun dari mimpi panjang.

image

(Detil tempelan di kamar. Bukan wallpaper. Ini tuh stiker di tempel sendiri. Pengerjaannya dua hari waktu tahun 2011)

Selesai. Tamat.

Oh iya, saya tidak pakai ranjang. Saya seperti orang Asia sana yang memakai kasur lipat. Lebih simple.

Bagaimana dengan kamar Anda? Saya senang sekali berkunjung ke rumah teman dan melihat-melihat desain dan dekor kamar mereka. Tapi di zaman sekarang, semuanya seakan hidup di dunia maya di mana kita sulit sekali berkunjung ke dunia nyata. Sampai sini dulu cerita tempat persembunyiaan saya. Kapan-kapan mampir lah kesini. Semoga kita terus rajin merapikan kamar, rajin menyimpan barang pemberian orang, rajin beberes :))

*spoiler*

image

(Kalau buka jendela, pemandangan ini yang terlihat. Aaaaak ada mawar merah!!!)

image

(Kalau buka pintu kamar, langsung kelihatan ruang tengah)

image

(Boneka beruang yang sudah ada sejak SD dan selalu ada buat pajangan kamar)

So, this post was really unimportant, rite? :)) I told you before, that you should closed my blog. Tapi masih aja di baca, dasar bandel! *timpuk pakai high heels* Lol

Advertisements

One thought on “Tempat Persembunyian

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s