Kegiatan Menyehatkan

Selamat Pagi :))

 

Saya selalu punya satu kegiatan rutin yang kerap saya lakukan. Tidak tahu namanya, dan saya tidak tahu apakah orang lain melakukannya juga. Kegiatan ini berupa pertemuan antar wanita kemudian berbicara tentang aktivitas pribadi, bercerita, saling memberi solusi, bertukar pengalaman, membahas beberapa ilmu pengetahuan, dan memberi pandangan lain tentang hidup. Pertemuan ini menjadi jadwal rutin sebulan atau dua bulan sekali sekitar tiga, empat jam bahkan lebih, dan dilakukan di salah satu restoran cepat saji berlogo kakek berjenggot. Beberapa kali pernah di foodcourt salah satu mall besar di Bogor, atau di salah satu restoran dengan logo topi merah, atau di restoran dengan gambar burger super besar, atau di mana saja selama ada tempat duduk yang bisa dipakai berjam-jam dan tersedia makanan yang enak untuk disantap. Begitulah, dan kegiatan ini selalu menyenangkan, juga menyehatkan.

Kami sering seperti itu sejak tahun 2010, sejak semester pertama kami menginjak bangku mahasiswa. Betul, menyehatkan. Sebab kegiatan ini seperti terapi penyegaran jiwa. Kami dipertemukan dalam satu kampus, satu fakultas, satu jurusan. Selalu ada hal baru di antara kami bersembilan.

 

 

 

Ada Winda ( @uthamiwinda ) yang paling nyebelin karena selalu mengorek keterangan pribadi kami, sebut saja dia Ratu Kepo. Saat berhadapan dengan dia, nggak ada satu pun rahasia yang bisa kami sembunyikan. Kalimat pertanyaan dengan rumus 5w+1h pasti akan dikeluarkan Winda. Contohnya :

“Dia pacar baru?”

“Anak mana?”

“Gimana ketemunya?”

“Di mana rumahnya?”

“Kenapa kok dia mau sama kamu?”

“Apa aja yang dia kasih ke kamu?”

“Kapan jadinya?”

“Dia bilangnya gimana?”

“Kemana yang dulu?”

“Kok bisa gitu?”

Dan lain sebagainya. Kira-kira begitu ilustrasi pertanyaan Winda. Jangan bicara padanya kalau nggak mau rahasiamu terbongkar.

 

Lanjut ke Ary ( @aryfantrieACB ) yang paling muda tapi selalu memberi petuah tanpa basa-basi langsung menusuk hati.

“Ya ampun. Istigfar ih kamu.”

“Ih, mending putusin aja!”

“Mendingan kamu mikir dua kali deh.”

“Kalau gitu baiknya kamu begini aja..”

“Jangan gitu ah, nggak baik.”

Dan lain-lain. Ary juga menjadi sumber informasi karena hampir seluruh berita dia ketahui. Tanyakan apa pun padanya dan dia akan menjawab dengan panjang lebar, dan rinci.

“Iya, aku tahu alasannya. Soalnya kan dia bla bla bla. Terusnya bla bla bla. Nah si A itu bla bla bla terus dia sama si itu bla bla bla. Pas banget bla bla bla kemarin bla bla bla.” Dsb.

 

Lain lagi dengan Dhea ( @dheapalestie ) wanita karir super sibuk dengan seluruh pekerjaannya, tapi selalu punya kejutan setiap dia bercerita tentang hal pribadinya. Dia tinggi dan cantik seperti model, paling ngeselin karena banyak bertanya tentang menu makanan dan lama dalam memakai perlengkapan untuk berkendara.

“Emang di sana menunya ada apa?”

“Jangan yang nasi, nasi mah bisa makan di rumah.”

“Menunya bisa fotoin dulu nggak?”

“Eh menu bla bla bla nggak ada? Males nih.”

“Udah ada siapa aja di sana? Aku nggak makan ah. Jangan dipesenin apa apa.”

“Udah pada sampe? Sebentar ya, ngelepas jaket sarung tangan, helm, sama yang lainnya dulu.”

Dia workaholic dan jika kamu membutuhkan pekerjaan, silakan tanya pada Dhea karena dia banyak informasi.

 

Sedangkan Indah ( @indahkurniasari ) menjadi yang selalu rusuh dan paling heboh. Semua tingkah lakunya tidak dapat dimaafkan karena selalu mengundang tawa. Sedikit saja dia berkomentar seraya mengibaskan rambutnya, kami bisa tertawa tepingkal-pingkal.

“Ah masa sih?!” *kibas rambut*

“Yaelah itumah bla bla bla” *langsung kuncir kuda rambut*

“Seriusan tuh? Terus terus?” *kibas rambut*

“Iiiiih!” *kriwilin rambut*

Entah kenapa bisa begitu. Kamu harus ketemu dia untuk membuktikannya. *kibas rambut ke belakang*

 

Ada Ella ( @ninyomanilla ) yang selalu tampil cantik, stylish nan casual yang sedang mengembangkan bisnisnya di Oriflame.

“Nih barang pesenan kamu.”

“Nih katalog baru.”

“Yang ini lagi diskon nih.”

“Cobain deh, ini enak kok.”

“Yaudah tinggal catet aja mau pesen yang mana besok dibeliin.”

Mendingan nggak usah membahas produk lain ketika bersamanya. Ah ya, kita bisa pesan ke Ella untuk membeli barang-barang Oriflame. Dia ramah, cepat respon, dan kacamatanya membuat dia terlihat sangat pintar.

 

Juga Dita ( @ditafadlia ) yang selalu menjadi andalan kami untuk mengetahui segala macam tentang musik terkini, games terbaru, atau film teranyar, kita bisa tanyakan semuanya pada dia.

“Iya!! Soalnya kan film itu bla bla bla terus bla bla bla, tokohnya si bla bla bla, dan ratingnya bla bla bla.”

“Musik ini aja. Enak.”

“Udah pernah nonton film ini belum? Seru tau soalnya bla bla bla.”

Dia juga selalu menjadi orang yang mendokumentasikan momen keberasamaan kami.

 

Serta Ajas ( @ajasyasmine ) yang selalu tertarik dan ahli membahas hal yang lebih dewasa dan beberapa pembahasannya yang wajib di sensor karena tabu membahas di tempat umum.

*no spoiler percakapan ya. Sensor!*

 

Kemudian Ririn ( @Ririn_novilist ) yang jarang hadir tapi selalu update tentang perkembangan kami.

“Iyalah, apasih yang nggak gue tahu.”

“Ooh jadi gitu ya, ternyata bla bla bla.”

“Woles aja kali, nggak nyangka aja kok bla bla bla.”

Dia banyak bertanya tapi masih di batas normal. Nggak seperti Winda yang mengorek terlalu dalam πŸ˜€

 

Last but not least, saya ( @unidzalika ) yang selalu mencari tempat charger di mana pun kami bertemu. Dan saya lebih suka membicarakan seputar gosip ketimbang membahas hal pribadi.

“Tau nggak, masa ayu tingting bla bla bla.”

“Lah itu, titi sama sugiono udah delapan tahun pacaran tapi bla bla bla.”

“Katanya sih iya, Reza rahadian yang bla bla bla.”

“Nggak tau deh. Pokoknya yang main itu Kajol.”

Kadang saya senang juga bercerita tentang kehidupan di dunia http://chairanidzalika.blogspot.com

 

Oh ya, omong-omong Ary dan Ririn sudah menikah dan kami senang sekali. Acara pernikahan juga menjadi ajang pertemuan sesibuk apa pun kami. Esok, satu persatu dari kami akan menikah juga dan saya berharap, kegiatan positif ini terus berjalan sampai tahun 2060 atau lebih. (Semua yang baca let us says) Amiin.

 

Mereka, menjadi obat bagi saya pribadi. Memberi obat penenang berupa canda tawa ketika saya dalam keadaan jenuh. Memberi obat penawar semacam kepedulian dan solusi saat saya dalam keadaan gelisah. Memberi obat anti galau melalui kisah inspiratif mereka sehingga saya sadar, semua orang selalu punya masalah yang lebih besar dari saya.

 

Kegiatan ini menyehatkan. Serius. Karena banyak cerita mengalir kemudian melahirkan tawa-tawa menggelegak sampai kami lupa tentang kesulitan hidup. Banyak jabat tangan erat yang menimbulkan keakraban, juga pelukan hangat yang begitu menenangkan. Dan yang paling penting, kami hampir tidak pernah memainkan telepon seluler dan elektronik lainnya ketika bertemu. Sampai kami lupa untuk melakukan sesi foto, lupa update status sedang bersama siapa, lupa ‘memamerkan’ sedang ada di lokasi mana, lupa segala hal yang maya. Ah, sungguh meyehatkan berada dalam perkumpulan seperti ini.

 

Tanpa terasa, sekarang sudah di penghujung akhir 2013, dan kami sudah sampai di semester terakhir. Cerita-cerita kami di setiap pertemuan begitu berbeda. Dulu kami lebih sering bergunjing tentang hal tak penting, berkumpul untuk sekadar wisata kuliner, atau belajar bersama, kadang menginap di satu rumah, membahas organisasi, konsultasi kecantikan, dan lebih sering bercerita tentang keseharian juga masa lalu kami. Sekarang, baru saja tadi malam berkumpul, obrolan kami membahas hal serius tentang masa depan dan harapan kami masing-masing. Betapa kedewasaan bukan diukur dari usia tapi dari pengalaman dan waktu yang mengajarinya. Kalau saja malam tadi saya tidak bertemu mereka, mungkin saya lupa bahwa hidup tidak semudah yang kita bayangkan.

 

Punya banyak teman itu gampang. Tapi sulit sekali punya teman yang solid, dapat dipercaya, peduli, selalu ada suka duka, dan selalu siap meluangkan waktu untuk berkumpul. Saya menganggap bahwa kami lebih dari sekadar teman, tapi keluarga. Entahlah bagaimana mereka menganggap kebersamaan ini. Bagi saya, adanya mereka menjadi pelengkap kesempurnaan dalam hidup. Saya bahagia bisa berada dalam kebersamaan ini.

 

Jadi, selain olahraga dan makan teratur, kegiatan berkumpul bersama orang terkasih juga sangat menyehatkan. Silakan dicoba :))

Advertisements

2 thoughts on “Kegiatan Menyehatkan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s