mengenang kisah di senja buta

Sore itu menjadi ingatan kuat

Tersirat dalam kurva kenyataan

MenyimPan kenangan dalam tawa

Yang melesat menyentuh epineprin

Menggulir kisah epik sejati

Menyatukan dua planet yang terpisah

Sore itu angin gemulai melambai

Mengirim harum bunga marigold

Seperti senyawa ester yang bereaksi

Gemercik air mengusik canda

Berandai dapat berjumpa lagi

Namun langit tahu harapan nihil

Sore itu langit bersemu merayu

Menjanjikan meganya menemani berkasih

Terayu seulas tulusnya yang memukau

Segalanya terasa elektromagnetik yang memikat

Walau Tak seperti rumusan matriks yang mengena

Tangga saksi itu yang mengantarkannya

Sore itu menjadi awal pertemuan

Ingkar bahwa cinta itu ada

Lupa kalau kisah itu bak angka penting

Dan waktu berjalan sangat cepat

Seperti benda jatuh tertarik gravitasi

Hingga dedaunan berpaling muka

Sore itu menjadi akhir pertemuan

Tanpa terusik dan tersentuh

Kisah itu tersimpan rapi

Tak kan lagi dengar tawanya yang menjelma

Menutup kasih tanpa ungkapan cinta

Alam berpaling menangis sedu

Sore itu pergi menjemput bulan dari samudra

22 april 2oo9

Selamat datang samudra dalam hatiku

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s