asa dipalu

Sendu…

Tersingkap diri dalam bayang semu

Terpojok jiwa yang tertuduh

Terperosok akan hembusan nafas yang kelu

Teringat kata cemooh yang menggebu

Terlukai hati yang remuk akan sifat kaku

Terkoyak jasad menjadi serpihan rapuh

Terhina atas sosok mata menatap pilu

Sendu…

Tiba seluruh sudut menyimpit bahu

Tangispun memecah meski tak bersuara

Terdengar cengkrama mendesis parau

Tak terduga ternyata berklise tak tahu

Terbias asa dalam ruangan suram

Terbuang rasa dan serasa dipalu

Tak tahu lagi apa yang terjadi

Telah lenyap ssenyum dan lugas

Telah remuk redam karenanya

Telah terkuburdirinya dalam satu qolbu

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s