hatiku

Hati ini lebih perih tersayat

Dibandingkan dengan dengan darah di tangan dan kakiku

Jiwa ini menahan pedih

lebih pedih dari kaca yang menancap

luka ini menjalar

bukan karena serpihan kaca yang hancur

tapi karena peduli yang terlupakan

yang teringat hanya bagaimana

bukan kenapa terluka

menetes darah dan air mata

menyatu ditengah potongan kaca

adakah kepedulian diantara diam dan sesal?

Luka dalam hati dan jiwa

Membisu diantara detik jam yang hidup

Entah marah atau meyesali ini terjadi

Hanya berharap darah mengucur deras

Agar tersikap rasa sakit yang tak terobati

Hati ini lebih perih tersayat

02 junee 09

Aku memecahkan jam dinding zanjhu…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s